BISNIS TANAH KUBURAN


Sebuah peluang bisnis yang masih jarang orang melirik atau bahkan belum dilirik ?,sebuah bentuk bisnis yang berkesa aneh atau malah sangat aneh ? apakah menguntungkan ?, silahkan anda menilai sendiri🙂 .
Kematian pasti datang pada siapa saja, setiap mahluk yang hidup pasti nantinya akan mati, kecuali Sang Pencipta Alam Raya yang harus kita yakini kekekalannya. Setiap mahluk hidup yang mati pasti butuh dikuburkan dan dikebumikan secara layak menurut agama dan kepercayaan masing-masing.
Nah… pada masa sekarang ini muncul masalah baru (yang berhubungan dengan kubur mengubur), perkembangan penduduk di Indonesia begitu pesat, lahan kosong dibeli oleh para pengembang untuk rame-rame didirikan perumahan, rumah susun, mall, de el el baik yang tipe rssss atau tipe yang “wah !”, lalu kemana yang meninggal di kuburkan ? sebenarnya banyak pemakaman-pemakaman umum yang tersebar di berbagai tempat tapi seiring perkembangan waktu daerah disekitarnya juga sudah dibangun rumah-rumah penduduk, lama-lama tanah kuburan habis dong ? ya iyalah masak ya iya dong..🙂 , disinilah peluang muncul, mulailah diberlakukan pendataan penghuni kubur, setelah didata diberlakukan sistem “kontrak” biasanya per tahun, bagi ahli waris yang tidak menunaikan kewajibannya membayar “kontrak” jangan salahkan kalo setiap saat makam keluarganya di gusur dan digantikan oleh makam orang lain. Hmmm…. pasti semuanya akan mempertahankan makam keluarganya dong, ya gak sih ? ya iyalah masak ya iya dong..🙂.
Tapi… (nah lo ada tapi nya), Semua itu sudah di kelola oleh pemerintah setempat melalui dinas terkait😦 , tenang-tenang jangan pesimis dulu, masih ada cara lain bagi yang ingin bisnis tanah kubur, kita harus optimis kalo ingin memulai bisnis ya to…🙂 , nah.. begini caranya, Syaratnya anda harus memiliki tanah disekitar makam tersebut, buat surat penawaran atau proposal ke kantor pengurus makam atau lebih baiknyadatang langsung ke kantor tersebut, tawarkan bahwa anda mempunyai lahan kosong yang bisa digunakan untuk makam, terapkan sistem bisnis bagi hasil dengan pengurus makam (pasti setuju🙂 ), setelah itu siapkan seorang pegawai atau anda sendiri yang terjun langsung kelapangan juga boleh, yang nantinya berfungsi sebagai juru kunci makam, dari sini anda akan mendapat penghasilan dari upah menggali makam dan upah kebersihan makam.Anda berminat ?🙂
Simulasi perhitungannya kira-kira begini,
Misal di tanah kosong yang anda punya digunakan untuk 100 makam, permakam di kenakan “kontrak” per tahun Rp.50.000, jadi Rp.50.000 x 100 = Rp.5.000.000 per tahun, karena perjanjian awal anda bagi hasil dengan kantor pengurus makam, maka Rp.5.000.000 : 2 = Rp.2.500.000 (misal sistem bagi hasil 50:50) penghasilan per tahun anda. kok cuma segitu dapatnya ? tenang-tenang anda masih mendapatkan penghasilan lain yaitu upah kebersihan makam, misal anda menempatkan seorang pengurus makam (juru kunci), atau anda sendiri yang menjadi juru kunci malah lebih menguntungkan🙂 , dianggap saja upah minimal yang diberikan oleh ahli waris yang berkunjung kemakam keluarganya adalah Rp.20.000 x 100 makam = Rp.2.000.000 per bulan, diasumsikan mereka berkunjung minimal sebulan sekali, karena melihat kebiasaan sebagian orang Indonesia yang pasti mengunjungi makam keluarga untuk ziarah kubur biasanya pada malam jumat kliwon rame. oops tunggu dulu itu tdi baru upah per bulan jika Rp.2.000.000 x 12 bulan = Rp.24.000.000 per tahun “WOW !”🙂 . Jika di total keseluruhannya Rp.2.500.000 x Rp.24.000.000 = Rp. 26.500.000 per tahun , dikurangi Rp.800.000 x 12 = Rp. 9.600.000 untuk gaji juru kunci, hasil akhir per tahun yang anda dapat adalah Rp.16.100.000.
Hmm… akhirnya semua kembali pada pilihan dan penilaian anda, saya hanya melihat kejadian disekitar tempat tinggal saya saja, mencoba menganalisa fenomena tersebut dari segi bisnis seperti yang saya share di atas, dan saya pastikan saya bukan praktisi atau pelaku bisnis tersebut.
Terimakasih sudah membaca post saya. Suka ngga suka kasih comment dong tapi dengan catatan kata-kata sopan pliss…🙂

coffecafe.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: